Jelang Putaran Dua BDR Season 2, Daffa AB Tak Lagi Perkuat JMX Phantom
2021-07-16 07:11:45

mobilinanews (Jakarta) - Ada yang berbeda pada penampilan pegokart nasional dan sim racer berprestasi, Daffa Ardiansa atau lebih dikenal dengan Daffa AB (14 tahun) jelang gelaran round 2 Balap di Rumah Season 2 2021 yang akan dihelat Minggu (18/7/2021) akhir pekan ini.

Daffa AB, tidak lagi berseragam JMX Phantom Racing Team. Dia memilih sebagai pembalap privateer karena beberapa alasan, terutama guna menunjang karier balapnya ke depan.

Iya, Daffa AB juga telah ajukan pengunduran diri dari tim yang dikomandani Presley Martono itu. Tidak ada yang luar biasa, karena bagi pembalap, masuk atau keluar sebuah tim adalah hal yang lumrah di dunia motorsport.

Yang jelas, untuk putaran 2 yang akan dilangsungkan di sirkuit virtual Silverstone International, Daffa AB memilh berduet dengan sang juara dunia gokart Rama Danindro dengan tim Renatama.

Kabarnya, sejak tahu Daffa AB keluar dari JMX Phantom, langsung disambut beberapa tim memintanya untuk bergabung. Namun Daffa AB tidak ingin buru-buru bergabung dengan sebuah tim profesional. 

"Ya, masih mempertimbangkan. Karena secara umum, saya memang belum ingin bergabung sebuah tim secara profesional," ujar Daffa AB yang telah memastikan gelar juara nasional IDMC (Indonesia Digital Motorsport Championship) memperebutkan Piala Ketua MPR-RI. 

Terkait hal itu, Irjen (P) Anang Boedihardjo sang ayah sekaligus manajer pribadi Daffa AB menyampaikan beberapa hal.

"Sekarang, Daffa sudah kelas 9 (kelas 3 SMP). Dia memerlukan waktu lebih banyak untuk belajar karena akan menghadapi ujian masuk SMA sehingga tidak perlu ikut tim yang terlalu ketat waktu dan targetnya, yang akan mengganggu proses belajar Daffa baik di sekolah maupun di 
rumah," ungkap Irjen Anang.

Daffa, lanjut Irjen Anang, akan berusaha tetap berprestasi di balap simulator tapi tidak ada tekanan dari pihak manajemen kalau dia harus bergabung pada tim tertentu.

"Kemudian, dalam waktu dekat, Daffa akan mulai latihan balap mobil dengan menggunakan Honda Brio, untuk mengikuti ajang balap mobil yang rencananya mulai tahun depan di sirkuit Sentul," lanjut Irjen Anang.

Seperti diketahui, pada round 1 BDR Season 2 hari Minggu (11/7/2021) lalu, Daffa yang kini pelajar Home Schooling Kak Seto berhasil menyabet P3 Elite Class merupakan kelas paling bergengsi.

Saat itu, dia mengaku belum menemukan settingan yang tepat untuk mobilnya.

Sementara itu Presley Martono selaku CEO JMX Phantom membenarkan Daffa AB telah resign dari tim yang dipimpinnya.

"Tidak ada masalah apa-apa sih. Dia mengajukan pengunduran diri, atas kemauan sendiri. Saya menghargai alasan dan privacy Daffa," ujar Presley.

Yang jelas, menurut Presley, JMX Phantom memang akan lebih banyak fokus ke event-event sim racing international berbintang tiga. Kalau event lokal atau nasional disebutnya berbintang 2.

"Makanya, seperti BDR Seasion 2 ini, kami tidak ikutan karena tengah mengikuti event lain, event international. Dengan mundurnya Daffa, tim JMX Phantom kini ada 7 pembalap, senior maupun junior," pungkasnya. (wan)