Eksklusif Dengan H Putra Rizky (Bos LFN HP969RT): "Kalau Semua Terlalu Mudah, Gak Seru dan Gak Ada Seninya!"
2022-12-30 07:40:34

mobilinanews (Jakarta) - Pemilik "Tim Sultan" LFN HP969RT, H Putra Rizky Bustaman mengaku bahwa dirinya tak ingin sekadar menang atau meraih title juara di ajang balap motor, termasuk di Oneprix.

Tapi, dia ingin memberikan kesempatan kepada mekanik dan rider untuk berjuang bersama.

"Nah point pentingnya di sini, saya memberikan kesempatan itu kepada mekanik-mekanik yang mau berjuang bersama. Sehingga kalau kemenangan itu diraihnya dengan perjuangan, hasilnya luar biasa bernilai bagi saya," ujar H Putra kepada mobilinanews.

"Kalo mau instant bisa aja dari dulu (2021), di saat masih pakai Honda. Kenapa nggak (pakai) mekanik Mletiz aja, misalnya, kenapa harus milih Kupret?," lanjut H Putra.

"Kalo semua terlalu mudah, dengan duit kenceng, pembalap kenceng, mekanik kenceng, itu gak ada seninya. Ga seru," tegas H Putra pembalap serba bisa dan pereli pionir mobil Skoda (produksi Rep Ceko) di ajang rally nasional.

Menurut H Putra, saat tim memutuskan beralih memakai Yamaha pada musim balap 2022, jelas saat itu harusnya sama Gdt (mekanik papan atas Gendut). Tapi last minute tuker sama Aan Kate. H Putra memiliki alasan untuk itu.

"Banyak mekanik di luar sana yang punya potensi, tapi tidak punya kesempatan. Nah, saya memberikan kesempatan itu kepada mekanik yang mau berjuang bersama. Bagi saya, itu challenging yang jika berhasil akan memberikan kepuasan tersendiri," beber H Putra.

Seperti saat ajang SCP (Sumatra Cup Prix) di sirkuit di Zabaq National Circuit, Tanjung Jabung Timur, Jambi (10-11/12/2022) lalu, motor yang dipakai 2 rider LFN HP969RT yaitu Reynaldi Rere Pradana dan Fahmi Basam tampil sangat menjanjikan.

"Padahal belum finish, tapi lihat motor bisa fight di depan itu saya nangis gak berhenti-henti, puas haru semua jadi satu," tutur H Putra yang juga Wasekjen IMI Pusat.

Saat itu, Fahmi Basam berhasil meraih P2 (juara 2) di kelas utama. Demikian pula Reynaldi Rere Pradana, juga P2 di race 2.

Khusus Fahmi Basam yang asal Sulawesi Barat dan berprestasi mengkilap di PON Papua 2021, juga berhasil P1 (juara 1) di kelas Bbk 2 Tak Standar 120cc PML dan Bbk 4 Tak 150cc PML Novice.

"Iya, ini tahun kedua, mas Aan Kate jadi Chief Mekanik LFN HP969RT. Progress udah semakin bagus ditambah saat ini semua pembalap atas  permintaan langsung mas Aan. Jadi kita lihat seperti apa 2023 nanti, semoga aja bisa lebih baik lagi. Amin amin YRA," harap H Putra.

"Kalau lihat dari hasil SCP kemarin, Insyaallah kita optimis untuk fight di Novice dan Expert Oneprix dan juga Motoprix tahun depan," imbuhnya.

Selain Rere yang merupakan juara kelas Expert (OP1) Oneprix 2022 dan Fahmi Basam, H Putra juga memperpanjang Dimas Juliatmoko dan Robby Sakera, serta merekrut Reza Hanum.

"Untuk skuad ke ARRC (Asia Road Racing Championship) ada 3 pembalap semuanya akan turun di kelas UB150 yaitu Rere, Dimas Juliatmoko dan Robby Sakera. Nanti kita juga akan ikut wild card di Buriram (Thailand) dan Sepang (Malaysia) untuk Fahmi Basam dan Reza Hanum," pungkas H Putra.

Selama 2 musim terakhir, LFN HP969RT diperkuat 2 riders senior berpengalaman yakni Rafid Topan Sucipto dan Fitriansyah Kete dengan nilai kontrak yang fantastis. Sayangnya, keduanya kurang mengkilap prestasinya.

Rekrutan terbaru tim milik menantu H Isam ini adalah Reynaldi Rere Pradana, Fahmi Basam dan Reza Hanum. (budi santen)