Daffa AB Raih Juara Nasional IDMC 2020, Ramstig : Saya Akui Kalah Cepat
2021-05-03 02:11:03

mobilinanews (Jakarta) - Ketahuan sekarang, kenapa Daffa AB tidak seperti biasanya saat berlaga di ajang Ramadhan Balap Indonesia (RBI) 2021 putaran 3 di sirkuit virtual Vallelunga, Italia, Sabtu (1/5/2021) kemarin.

Ternyata remaja 13 tahun yang telah menjelma menjadi The New Baby Alien dan Sim Racer papan atas momok di ajang balap digital ini menyimpan energi dan konsentrasi untuk balapan esok harinya, yakni Minggu (2/5/2021) sore di Kejurnas IDMC.

Lumrah saja, pasalnya Daffa memang sangat ingin meraih gelar juara nasional, dan akhirnya bahkan berhasil diraihnya lebih awal karena telah dipastikan pada round 5 di sirkuit Suzuka Kejurnas Indonesia Digital Motorsport Championship (IDMC) 2020.

Seperti diketahui, IDMC 2020 digelar 6 putaran dengan total hadiah senilai Rp 200 juta memperebutkan Piala Ketua MPR-RI. 

"Terus terang, aku agak sedikit tegang menghadapi putaran 5 IDMC. Karena aku harus berusaha balap semaksimal mungkin untuk bisa mengalahkan om Andika Rama dan mengunci total nilai sehingga di putaran 6 aku bisa santai," ujar Daffa AB. 

Dan, Daffa AB semakin yakin ketika pada sesi QTT yang dilangsungkan jelang race berada di urutan kedua mencetak waktu tercepat di bawah Presley Martono sebagai pole position, Avila Bahar ketiga (ketiganya dari tim sama JMX Phantom) dan Andika Rama tercepat keempat.  

Dengan posisi start seperti itu, pelajar Al-Wildan Islamic School International 4 Lebak Bulus, Jakarta Selatan ini yakin bisa kabur dengan berusaha overtaking Presley pada kesempatan pertama, sehingga bisa semakin meninggalkan lebih jauh Andika Rama. 

"No reason dari saya. Kali ini, saya harus mengakui Daffa memang lebih cepat. Dan, good luck untuk Daffa yang telah memastikan diri sebagai juara nasional IDMC di round ke-5 ini," ungkap Andika Rama Maulana saat bertemu mobilinanews di Lippo Karawaci, Minggu malam.  

Sementara itu, Irjen Pol (P) Anang Boedihardjo, ayahanda Daffa melihat putra bungsunya itu tampak sangat senang karena obsesi menjadi juara nasional sudah tinggal selangkah lagi.

"Kalau pun hitungan di atas kertas sepertinya juara nasionalnya sudah berada di tangan Daffa, In Syaa Allah," ujar Irjen Anang, kalem.

Yang pasti, Irjen Anang salut dengan Daffa. "Tiada hari tanpa latihan dan tidak pernah terucap kata capek walaupun kurang tidur. Dimarahi pun karena sering telat makan maupun sholat, Daffa tetap latihan terus," ungkap Irjen Anang.

"Yang ada, selalu ucapannya `Sebentar Mah`. Apalagi di bulan Ramadhan sekarang ini karena siang tidak makan, selesai sekolah daring jam 12.00 WIB, langsung latihan sampai sore hari dan malamnya dilanjutkan lagi sampai larut malam," tuturnya.

Akhir-akhir ini Daffa makin sering ke Headquarter tim JMX Phantom yang berada di rumah Presley Martono untuk meeting dan latihan bersama tim.

"Semoga ke depannya prestasi Daffa akan lebih meningkat, begitu juga anggota tim JMX Phantom dan juga timnya. Good luck, Daffa," ujar Irjen Anang dengan raut muka sumringah. (wan)