Daffa AB juara Invitational Event Dengan Mobil Ditambah Beban 100 Kg dan Power Dikurangi 60 Hp
2021-07-19 06:24:40

mobilinanews (Jakarta) - Kalau pembalap menjadi juara karena mobilnya kencang, itu hal biasa. Tapi, jika mobilnya sudah di-balas (ditambahkan beban hingga 100 kg) dan restrictor mesinnya dikurangi 10% tetap bisa menjadi juara, itu baru luar biasa. 

Dan, hal itu bisa dilakukan dengan baik oleh pembalap dan sim racer belia, Daffa Ardiansa atau lebih populer sebagai Daffa AB pada Indonesian Racing Drivers Invitational Event di round 2 sirkuit Silverstone Balap di Rumah 2021 Season 2, Minggu (18/7/2021) petang.

Daffa AB berhasil menyabet juara pertama, setelah sebelumnya meraih juara kedua Elite Class atau disebut sebagai kelas para raja. 

Kelas Invitational dilangsungkan usai race Elite Class, juga dengan durasi 20 menit. Pesertanya justru para pembalap profesional dan senior seperti Rizal Sungkar, Satrio Hermanto, Ryan Haryanto, Umar Abdullah, H Putra Rizky, Adrian Paruntu, David Djaja hingga M Andri Abirezky.

Penambahan beban 100 kg dan pengurangan restrictor 10 persen yang kalau dikonversi sekitar 60 hp itu karena status Daffa sebagai pembalap Elite Class. Sedangkan pembalap lain seperti dari Novice Class tanpa beban tambahan.

Tujuannya, agar semua pembalap memiliki peluang sama untuk menjadi juara, terlebih yang tidak mendapatkan balas dan pengurangan restrictor pada mesinnya. 

Karena itu, meski Daffa mencetak waktu tercepat pada sesi QTT namun tidak serta merta melenggang di depan. Balapan baru berlangsung 1 putaran, posisi terdepan Daffa sudah diambil alih pembalap ISSOM, M Andri Abirezky.

Tampak tak hanya Andri, juga satu pembalap lain berhasil mengovertake sim racer andalan Renatama Team tersebut. Namun, Daffa AB yang seorang pegokart nasional dan baru berusia 14 tahun tak mau menyerah dengan terus berusaha menempel rivalnya juara Challenger Class itu.

Bermodalkan skill dan tekad kuat untuk selalu menjadi yang terbaik. Dan gokilnya, Daffa baru berhasil mengovertake Andri pada tikungan terakhir laps terakhir. Andri akhirnya juara kedua dan Todhi Priatama juara ketiga.

TebeF1 dan Ricky Sitompul yang bertindak sebagai race commentator pada balapan ini, sampai kehabisan kata-kata untuk menggambarkan rivalitas dengan Andri serta perjuangan gigih Daffa AB.

"Luar biasa...luar biasa Daffa AB!," teriak TebeF!.

Kemenangan Daffa AB ini melengkapi sukses meraih juara 2 Elite Class pada Balap di Rumah 2021 Season 2 round dua pada hari ini. Naik satu trap dibanding round 1 pekan lalu, di mana Daffa sebagai juara ketiga. 

"Alhamdulillah, bisa juara di Invitational Event dan runner up Elite Class. Di Invitational Event yang baru pertama digelar ini, benar-benar menguras tenaga dan pikiran, karena mobil mendapat balas dan pengurangan restrictor. Ketika diovertake om Andri Abirezky, sebenarnya berat rasanya bisa mengambil alih lagi. Namun dengan berusaha all out, akhirnya bisa di R terakhir laps terakhir," ujar Daffa kepada mobilinanews.

Di Elite Class sendiri, sebenarnya adik kandung pembalap mobil nasional Rio Saputro ini start dari posisi ketiga, yang akhirnya bisa dikonversi menjadi juara kedua. 

"Sejujurnya, saya masih belajar terus nih om dengan platform Assetto Corsa. Karena karakternya berbeda misalnya dengan RFactor2. Kalau melakukan slide, efeknya berbeda pada keduanya," terang Daffa yang kini pelajar kelas 9 Home Schooling Kak Seto ini. 

Meski begitu, lanjut Daffa, dengan bimbingan seniornya Rama Danindro di Renatama Team optimistis bisa menyelesaikan 2 round yang tersisa pada BDR 2021 Season 2 dengan pencapaian lebih baik. 

"Optimis sih, om, dengan bimbingan om Rama bisa mendapatkan improve dan semakin menyatu (dengan platform Assetto Corsa)," tegas bungsu dari lima bersaudara Irjen (P) Anang Boedihardjo.

Oya, pada round 2 BDR 2021 season 2 kali ini, Daffa tidak sendirian. Karena Arian Prabowo Boedihardjo, sang kakak juga ikutan berlomba di Novice Class. Start dari posisi 16 dan berhasil finish ke-7.

Selamat untuk bro Daffa dan bro Arian! (bs)